Polres Ponorogo berikan sosialisasi bahaya radikalisme, terorisme dan intoleransi kepada lebih dari 1000 pelajar

Polres Ponorogo berikan sosialisasi bahaya radikalisme, terorisme dan intoleransi kepada lebih dari 1000 pelajar

featured image
PONOROGO - Tim dari Polres Ponorogo melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya radikalisme, terorisme dan intoleransi kepada pelajar SMAN 2 Ponorogo bertempat di lapangan upacara SMAN 2 Ponorogo, Senin (10/10/2022)

Kasubnit Sat Intelkam Polres Ponorogo Aipda Eko Satriyo Wicaksono (tim dari Polres Ponorogo) mengatakan, memasuki tahun ajaran baru, dunia pendidikan harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paham dan gerakan kekerasan, dengan legitimasi yang didasarkan pada pemahaman agama yang salah. Paham dan gerakan tersebut adalah intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Penyebaran paham dan gerakan radikalisme dan intoleransi yang utamanya, menyasar kalangan anak-anak muda, termasuk dengan masuk ke wilayah pendidikan.

Proses infiltrasi paham dan gerakan radikal dan ekstremisme masuk dengan berbagai cara, salah satunya kegiatan kegiatan kegiatan masyarakat.



Pola penyebarannya pun tidak lagi dilakukan hanya melalui medium dakwah dan forum-forum halaqah, tetapi sudah merambah ke media sosial (cyber space) dan jalur-jalur pertemanan.

Untuk mengantasipasi masuknya paham tersebut, Aipda Eko Satrio kepada 1000 pelajar SMAN 2 Ponorogo mengajak untuk melawan dengan Kebersamaan.

"Mari kita lawan segala bentuk ajaran dan gerakan kekerasan," kata Aipda Eko Satrio

Hal tersebut dijelaskan Aipda Eko Satrio dengan meningkatkan kesiapsiagaan, masifikasi program kontra-ideologi, deradikalisasi, netralisasi media, serta netralisasi situasi.

Dia juga meminta Pihak sekolah pun harus lebih aktif dalam hal pengawasan kepada anak didiknya.

Ini bisa dilakukan dengan membuka lebih banyak ruang perjumpaan di dalam kelas; tak boleh ada organisasi sekolah yang bersifat eksklusif dan sekolah juga harus tegas soal regulasi anti-radikalisme di internal masing masing.

“Hanya dengan komitmen dan kebersamaan, kita dapat bersama-sama mengalahkan paham dan gerakan kekerasan,” tutup Eko Satrio



Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubnit Sat Intelkam Polres Ponorogo Aipda Eko Satriyo Wicaksono beserta anggota, Kepsek SMAN 2 Ponorogo, Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Ponorogo, Seluruh Guru/ Staf Pengajar dan diikuti sekitar ± 1.063 orang siswa/i SMAN 2 Ponorogo.

(Humas)

Posting Komentar

0 Komentar