Tekan Terjadinya Laka Lantas, Ini yang Dilakukan Satlantas Polres Ponorogo

Tekan Terjadinya Laka Lantas, Ini yang Dilakukan Satlantas Polres Ponorogo

featured image
PONOROGO - Dalam rangka menekan laka lantas yang terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo, Satlantas Polres Ponorogo terus melakukan pendidikan masyarakat (dikmas) lalu lintas.

Seperti halnya yang dilakukan Kanit gakkum dan Kanit kamsel satlantas Polres Ponorogo, melakukan dikmas lantas kepada siswa dan siswi MTSN 3 Ponorogo.

Kedatangannya disambut baik dari guru kesiswaan MTSN 3 Ponorogo yaitu Sdr. Rifdianto.

Rifdianto mengatakan, untuk menambah wawasan siswa dan siswi tentang peraturan lalu lintas, kami bekerja sama dengan pihak kepolisian satlantas Polres Ponorogo. Menurutnya, hal tersebut penting agar anak memahami aturan dalam berlalu lintas sejak dini.

"Tentunya kami sebagai guru pendidik bertanggung jawab atas pengetahuan terhadap anak didik kami, maka untuk menambah wawasan mereka selain dibidang mata pelajaran sekolah, kita berusaha memberikan sedikit pengetahuan atau wawasan lain. Nah disini kami berkolaborasi dengan satlantas Polres Ponorogo memberikan wawasan tentang tertib berlalu lintas saat berkendara di jalan umum," katanya

Sementara itu Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo Iptu Imamudin M. S.H. mengatakan, kegiatan dikmas lantas tersebut dilakukan secara maraton dari sekolah ke sekolah.

"Saat ini giliran kami di MTS3 Ponorogo memberikan wawasan (dikmas lantas) kepada adek adek kita tentang tertib berlalu lintas," kata Imamudin usai kegiatan Rabu ( 05/09/2022)

Hal tersebut dijelaskan Imamudin adalah sebagai upaya menekan laka lantas yang melibatkan anak pelajar atau sekolah. Dia juga meminta kepada para guru agar lebih perhatian dan lebih tegas kepada siswa-siswinya untuk melarang menggunakan kendaraan bermotor saat ke sekolah.

"Peran guru disini sangat penting setelah orang tua, kami meminta kepada para guru agar lebih perhatian dan tegas melarang anak didiknya untuk menggunakan kendaraan bermotor saat bersekolah karena selain melanggar undang undang anak tersebut juga belum memiliki kompetensi yang baik sehingga bisa membahayakan dirinya sendiri dan orang lain saat berkendara" jelasnya

Dia berharap, dengan terlaksananya kegiatan dikmas lantas ini akan berdampak positif kepada para pelajar MTS 3 Ponorogo, memahami dengan sepenuh hati bahwasannya mereka belum boleh menggunakan sepeda motor.

"Semoga mereka mengerti apa yang kita sampaikan, kalau belum mengerti lain waktu akan kita berikan Dikmas lantas lagi, jadi harus telaten, sabar kita arahkan adek adek kita ini supaya tidak menjadi korban laka lantas karena kurangnya pengetahuan," tutup Imamudin

(Humas)

Posting Komentar

0 Komentar